PELAKU CURANMOR DIBEKUK POLRES BULUNGAN 1 DPO

Tanjung Selor-Polres Bulungan mengamankan seorang pelajar berinisial C (16) atas tindakan pencurian dua unit sepeda motor dilokasi berbeda yang dilakukan berturut-turut selama dua hari.

Pelaku berhasil di bekuk Polisi pada Jumat (18/6) di Malinau Seberang.

Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro melalui Kasat Reskrim Polres Bulungan Iptu Khoimani, Minggu (20/6) menjelaskan selama dua hari kita menerima laporan pencurian sepeda motor, dimana pada tanggal 17 Juni 2021 korban, Melati melaporkan kehilangan motor. Kemudian di tanggal 18 juni 2021 kita menerima laporan yang sama dari korban lainnya, Mulyadi.

Berdasarkan dari dua LP LP/60/VI/2021/KALTARA/RESBUL tanggal 17 Juni 2021, LP/61/VI/2021/KALTARA/RESBUL tanggal 18 Juni 2021, kita melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengintrogasi saksi mata.

“Saat itu kita mendapatkan informasi bahwa pelaku terlihat di Kabupaten Malinau dengan sepeda motor yang di curinya. Dari informasi tersebut kita langsung melakukan penyelidikan di rumah kelurga dan teman pelaku di Malinau Seberang, kita langsung bekuk pelaku yang saat itu di rumah temannya,” terang Khoimani.

Dikatakannya, pelaku mengakui aksi pencurian kendaraan bermotor di Kabupaten Bulungan sebanyak 2 kali bersama rekannya berinisial R (DPO) yang masih kits melakukan perkembangan.

Foto bukti kendaraan

” Aksinya ini melakukan pencurian 4 unit kendaraan bermotor yaitu 2 di Malinau lalu di jual di Bulungan. Usai menjual pelaku melakukan pencurian di Bulungan dan pulang menggunakan motor tersebut kembali ke Malinau,” jelasnya.

Adapun barang bukti yang diamankan dua unit sepeda motor Yamaha Mio SE warna hitam les kuning dengan nopol KU 6828 AC dan Yamaha Mio SE
Warna hitam berdekal motif warna putih bernopol KU 5715 AA.

Sedangkan pelaku dikenakan Pasal 363 ayat 1 ke 3 dan ke 4 a
ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Di kesempatan itu, Dia juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan menyimpan sepeda motor di dalam rumah dan mengunci dengan kunci ganda, baik di rumah atau di pasar maupun sekolah dan kantor.

Karena pelaku mengambil barang milik korban pada saat korban tertidur dan lengah kemudian membakar kabel kontak untuk di sambung agar dapat menyala kemudian membawa kabur.

“Masyarakat tetao berhati-hati dan waspada terhadap kejahatan apapun, karena kejahatan terjadi karena adanya kesempatan yg diberikan korban atau kelalain lainnya,” pungkasnya. (*)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan