Pemerintah desa sungai nyamuk bekerja sama puskesmas sungai nyamuk mengobati Dan mencegah DBD

Pemerintah desa sungai nyamuk bekerja sama dengan puskesmas sungai nyamuk dalam memberantas DBD yang ada di lingkut pemerintah kecamatan sebatik timur Selasa 07,01,20.

Adapun lokasi pengasapan yang di lakukan pihak puskesmas sungai nyamuk bekerja sama dengan pemerintah desa,bhabinsa sungai nyamuk ,bamin pos Ramil sebatik timur,yang di indikasi kan 3 orang DBD,dan 1 0rang positif di wilayah RT.07 jalan kuburan sungai nyamuk.
“Tujuan dilaksanakan nya fogging di sekitaran wilayah desa sungai nyamuk ,lokasi Rt. 07 jalan kuburan serta area kantor Polsek sebatik timur karena area jalan kuburan di suspek ada tiga orang DBD,sedangkan area Polsek sebatik timur hanya mencegah DBD.

Adapun hasil wawancara team seinyamuk.desa.id ke kordinator fogging puskesmas sungai nyamuk  bahwa Foging itu pengobatan bukan pencegahan Foging itu kan kalau sudah mewabah istilah nya pasien satu rumah ada 3 orang kena kita lakukan Foging , tapi kalau cuma untuk pencegahan kita melakukan pemberantasan sarang nyamuk.

“Sebenar nya foging itu tidak bisa dibilang pengobatannya karena Foging juga itu racun ya”kata kordinator fogging.
jadi setiap rumah tangga tuh harusnya dia membersihkan rumahnya masing-masing gitu nah kita punya harus jumantik sebenarnya dalam satu rumah harus ada satu orang uang mengetahui ada nya jentik nyamuk di dalam rumah nya.

 

Adapun Dbd yang ter indikasi 3 orang suspek DBD karena kalau kita di Puskesmas pengobatannya kan belum kita bilang DBD ya cuma kita takut karena trombositnya disini kita periksa rendah Jadi kita rawat dengan suspek DBD kecuali kalau dirujuk di rumah sakit rumah sakit Lebih banyak lebih apa namanya lebih lengkap itu istilahnya kan jadi surveilem di rumah sakit bisa mengatakan itu DBD kalau di puskesmas di sini cuma suspek ya .

daerah Kebalen itu banyak ban ban bekas kita lakukan Foging supaya tidak menyebar nyamuknya “kata eni nursyinta.

” Tindakan kami di pemerintah desa adalah melakukan pencegahan dulu dengan cara menginfokan warga agar memelihara lingkungan sekitarnya, karna nyamuk ini selalu berkembang biak di genangan2 air seperti di ember2 bekas, ban bekas dan di tangki penampungan air warga pun terkadang ada juga , Tapi jika melihat kasus di RT.09 ini kita harus melakukan pemberantasan nyamuk DBD dengan cara melakukan Fogging( kata Zulkifli )

 

Kami bersyukur atas bantuan dari tokoh masyarakat dan warga sekitar untuk membantu kegiatan fogging ini baik dari bantuan bahan maupun tenaga”tuturnya.

Lanjut kata kades sungai nyamuk terima kasih juga kepada Puskesmas Sungai Nyamuk yang selalu support dan cepat tanggap jika di butuhkan bantuannya untuk menangani masalah2 kesehatan.

Harapan masyarakat semoga dengan ada nya pelaksanaan fogging bisa aktif di lakukan guna untuk mencegah ada nya DBD yang terjadi “HUMAS DESA”

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan